Minggu, 26 November 2017

Hari pertama

Hari pertama menulis di jilid sepuluh ini, sebenarnya serba bingung mau nulis apa.

Bukan tak ada ide, tapi karena bingung ide yang akan di tuangkan duluan yang mana?

Ditambah lagi dengan jawaban singkat oleh kak Rezki kemarin yang singkat itu membuat saya berfikir keras. Sudah sekeras ini berfikir, yang jadi tulisannya yah begini-begini saja.

Saya menggerutu pada diri sendiri. Kak Rezki saja yang dalam sehari bisa menyelesaiakn enam halaman dalam sehari dan bliau super sibuk, waah saya malah seperti ini.

Saya sementara belajar dengan mereka. InshaAllah.

Saya hanya ingin  membeberkan sedikit rahasia sebagai motivasi saya kedepan. InshaAllah topik yang ingin saya tulis kedepannya tidak jauh dengan tema cinta. Ahh cinta lagi, tidak bosa apa?

Membahasa masalah cinta memang tak ada habisnya. Dan tak ada bosannya orang membahas masalah cinta ini. Karena hidup ini memang penuh dengan cinta.

Tapi karena seharian sampai tengah malam ini aktifitas padat. Jadilah tulisan yang saya post yah seadanya saja. Yang pasti masih ada kaitannya dengan tema yang akan saya bahas 30 hari ke depan.

Serius, badan ini rasanya remuk. Mata sudah lima wat. Pekat dan perih. Tapi tak bileh bolos nulis.

#Day 1
#Squad 3
#30DWCJilid10

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mendidik Anak Usia Dini

Terkadang saya mendengar perkataan orang tua yang mengatakan otak anak saya belum siap menempuh pendidikan dan belajar. Padahal ...